Menikah Adalah Bunuh Diri
June 4, 2009 by Josua Wahyudi
Filed under Featured, Hot Product, Relationship
Apakah Anda percaya akan hidup yang “bahagia sampai selama-lamanya”?
Apakah menurut Anda dengan “cinta” saja segala sesuatu bisa dikalahkan?
Ataukah Anda menganggap romantisme sebagai tolok ukur kelanggengan pernikahan?
Mungkin ada belasan mitos keliru yang selama ini menjadi motor penggerak Anda dalam membangun pernikahan! Dan buku ini akan membedah semua mitos keliru ini. Anda mungkin akan shock dan terkejut menemukan berbagai prinsip yang selama ini Anda percayai ternyata adalah prinsip yang salah!
Buku ini begitu fenomenal karena mampu “mencelikkan” mata Anda dalam melihat pernikahan yang sesungguhnya. Bahkan saking fenomenalnya, mungkin akan ada orang-orang yang memilih tidak membaca buku ini karena takut terbangun dari fantasi mereka yang menipu! Jika Anda siap dengan kebenaran yang sesungguhnya, bacalah buku ini! Ini adalah buku wajib bagi Anda yang sedang mempersiapkan pernikahan! Jangan berkata “yes, i do!” sebelum Anda membaca buku ini, it’s very dangerous!
Dengan desain yang sangat menawan dan berwarna, Anda akan membaca sambil terhibur! Temukan puluhan intermezzo, cerita-cerita lucu, gambar-gambar humor yang akan mengocok perut Anda sekaligus menyentil Anda dengan pembelajaran yang mendalam. Dapatkan juga puluhan cerita dan kasus nyata, bahkan termuat juga beberapa surat pembaca yang fenomenal plus komentar dari penulis.
APA KATA MEREKA TENTANG BUKU DAHSYAT INI?
“Buku yang berani mengungkap tentang pernikahan dengan lugas. Buku ini akan membuat orang yang belum menikah berpikir dahulu sebelum menikah, sedangkan bagi yang sudah maka buku ini akan menjadi pelajaran berguna. Pernikahan memang sebuah sekolah kehidupan tanpa kelulusan, jadi persiapkanlah dengan baik!”
- Bambang Syumanjaya
Konsultan Bisnis dan Keluarga dari Family DISCovery dan Penulis Buku Family DISCovery Way
“Sebuah panduan praktis tentang bagaimana memandang cinta dan pernikahan secara rasional. Mas Iwan piawai memaparkan kisah-kisah inspiratif dan mengemasnya dengan rancak. Inilah buku yang Anda butuhkan tepat di sebelah buku nikah Anda.”
– Roslina Verauli, M. Psi.,
Psikolog, Penulis Buku, dan Pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara
“Ketika menikah setiap orang pasti membayangkan kebahagiaan. Tapi mengapa banyak pernikahan yang akhirnya berubah menjadi neraka? Iwan membahas hal ini dengan gamblang, tuntas dan blak-blakan. Sebuah buku provokatif untuk menjadikan pernikahan Anda surga dunia!”
– Arvan Pradiansyah
Penulis best-seller “The 7 Laws of Happiness” & Host Talkshow “Smart Happiness” di SmartFM Network
“Mungkin judul buku ini membuat Anda penasaran, atau malah menakutkan,tapi jangan khawatir… Kalau Anda membaca dari awal sampai akhir, sebetulnya buku ini mengulas dengan dalam tentang arti sebuah penikahan, bahwa pernikahan bukan ajang permainan antara kita dan pasangan kita. Bagi saya yang sudah menikah 15 tahun pun bisa berkata.. “iya nih, bener juga apa yang di tulis di buku ini”. Buku ini sarat dengan contoh-contoh peristiwa yang gamblang dan mungkin kita alami sendiri baik sengaja atau tidak. Penasaran??? ayo buka mata ,buka hati…. baca sampai habis buku ini!”
– Vivi Indrany
Fashion Designer
“Pernikahan adalah sebuah pilihan. Jika pernikahan adalah lomba lari, kita memilih untuk mengikuti lomba lari maraton bukan lomba lari pendek (sprint). Untuk itu dibutuhkan seorang pria yang sehat secara emosi, menikahi seorang wanita yang juga sehat secara emosi dan akan menghasilkan sebuah keluarga yang sehat secara emosi. Tidak bisa hanya salah satunya saja. Jangan pernah berani menikah tanpa itu!!! Buku ini membantu mewujudkannya.”
– Timotius Hong
Konsultan Senior untuk Pernikahan dan Kehidupan Keluarga
“Benar-benar serasa memutar video kehidupan perkawinan, baik pada diri kami maupun rekan-rekan lain, hasil karya tulisan yang HARUS menjadi bacaan wajib sebelum kita masuki masa-masa bahagia dalam tali pernikahan maupun yang sudah dalam ikatan pernikahan, terimakasih Pak Iwan dengan hasil karyanya yang sangat luar biasa dan terus membuat api kebahagiaan pernikahan kami selalu terjaga dan bertumbuh!”
– Paulus Widjanarko
Dokter dan Pemerhati Kesehatan
SEGERA PESAN SEKARANG KE: gywpublishing@gmail.com!


Inilah beberapa testimoni yang masuk dari pembaca buku “MABD”:
“Mantabs bro! Terukan karyamu bro!”
– Prasetya, mahasiswa Binus
“Pertama aku mau ucapin makasih banget buat bukunya yg menikah adalah bunuh diri! 1 kata yg kluar…GOKIIIIILLLLLLLLLL!!! Aku suka banget! Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih ke mas iwan atas buku yg mas tulis yg sudah memberkati saya..dan menjawab ptanyaan2 saya selama ini…”
– Risty Marissa
“Dengan pembahasan yang sederhana dan kreatif, buku Menikah adalah Bunuh Diri bisa memberikan konsep pernikahan yang baik. Ini adalah buku wajib bagi setiap calon pasangan yang ingin mengawali pernikahan yang baik.”
– Abdi Setiawan, rohaniwan
“Saya sangat senang dengan kehadiran buku ini dan membuat saya maupun teman2 saya kini lebih tahu akan apa arti sebuah pernikahan. Dan bagi teman2 saya yang belum menikah menjadi lebih hati2 sebelum memutuskan menikah.”
– Naomi, Combiphar
“Thks For Pak Iwan, atas inspirasi di buku-bukunya (Emotitude n Menikah adalah Bunuh Diri)…Jempol Dech Bwt Bpk…!!!”
– Ilham Achmad
“k.. thenkyuu bukunya udah nyampee ke kakakku… dan dia sudah baca.. katanya bukunya sangat memberkati, dia dapetin banyak hal yang belum dia ketahui dan tidak egois. buku ini menggunggah hati orang jadi lebih dewasa..thenkyuu ya ka”
– Farida Dewi, mahasiswi psikologi
“Buku ini bener-bener nampar semua orang yang bermimpi tentang pernikahan yang seperti dalam dunia dongeng…Untungnya g ga pernah ngayal kayak di dunia dongeng… Thanx ka Iwan buat bukunya…banyak ngebukain…Bacanya juga gampang..ehehhehe…”
– Lasma, mahasiswi psikologi
“Nice book 4 new life….haha”
– Athia Kusumayani, mahasiswi
“Buku tersebut sangat memberikan masukan positif sekali bagi para lajang yang hendak memutuskan untuk menikah. Saya sangat salut dengan Bapak yang masih muda namun sudah mampu memberikan inspirasi bagi banyak orang”
– Destri,mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Unpar
“Buku “menikah adalah bunuh diri” anda benar-benar bagus dan memberi saya banyak sekali masukkan.”
– kenny_kecil@yahoo.com
Inilah salah satu resensi dari seorang blogger:
“Saya berharap semoga banyak pasangan yang sudah atau akan menikah membaca buku ini, termasuk para single fighter a.k.a jomblowan-jomblowati yang sudah ngebet menikah, sehingga mereka mendapat pemahaman yang lebih soal hidup berumahtangga.”
simak full versionnya di:
http://metropop-lover.blogspot.com/2009/07/menikah-adalah-bunuh-diri-josua-iwan.html
Bagi para pembaca buku “MABD”, tambahkan komentar Anda disini!
Inilah resensi MABD yang ditulis oleh LOUIS LISHIA dan terpampang di account Facebook-nya:
OK, ini tulisan simple gw mengenai sebuah buku yang gw baca n impactnya ke gw : MENIKAH ADALAH BUNUH DIRI…
Ngeri sama judulnya?? Itu yang terjadi ketika tementemen gw ngeliat gw ambil buku ini dari rak buku saat pameran buku di ISTORA. Plus sebuah komen : ntar kaga nikahnikah lu baca buku gituan!
hmmmm…
ah ngga mungkin, gw tau writernya kok ngga mungkin…ngga mungkin…,*ok gw lebay*
10 detik kemudian gw degdegan… Janganjangan bener nih sebegitu ngerinya kah menikah sampesampe seorang ‘JOSHUA’ IWAN WAHYUDI, yang terkenal sayang istrinya, nulis buku ginian.
Mulai deh dikepala ada kalimatkalimat layaknya acaraaacara gossip di TV, “BENARKAH…rumah tangga Joshua Iwan…upsss ok ok back to the topic…” *maklum efekefek merajalelanya infotaiment*
10 detiknya lagi…wew janganjangan bener nih segitu gak bahagianya sampe mau BD…*sambil terbayang wajah istrinya kayak emoticion YM : >:)*
gak sampe 5 detik kemudian…gw ambil salah satu sample, gw buka lembar demi lembar, gw baca di tempat, halaman demi halaman smp halaman akhir, senyum puas, n then gw balikin lagi ke rak n… gak jadi beli…
ok bercanda…gw beli kok 32.500 n dapet diskon+majalah+katalog buku+senyum cashiernya+kantong plastik karena di pameran.
Balik kostan gw baca n seperti yang gw duga, tulisan sang writer selalu memberikan pemahaman baru yang memperluas wawasan gw…serius…
dibahasnya ‘kengerian’ pernikahan dengan ringan, dengan gambargambar lucu dan pastinya menggelitik pikiran baik untuk tertawa maupun untuk berbenah penulis sebut intermezzo, serta adanya wedding quotation for jokes. Bikin ngakak tapi tetep bikin gw berpikir ulang tentang arti pernikahan terutama dengan adanya real case yang penulis bahas.
Opening+11Chapter+closing membahas tentang kenyataan kehidupan pernikahan. Hmm…gw kasi bocoran judul openingnya nih : Menikah:Kesan pertama begitu Menggoda, Selanjutnya… Memuakkan Anda! atau Love, Can You Eat It?? ngga ketinggalan juga ada satu judul yang kata penulis berbau mesum…wew…
n buat cowocowo yang hobby ngegombal…tersedia 10 Rayuan Pria…so, buat cewecewe mesti waspada nih!
gw RECOMMEND bgt deh pokoknya terutama buat kita yang memilih untuk menikah nantinya!
Buat gw buku ini Cerdas, Lugas, dan Menggelitik…membuat gw mengerti bahwa gw harus bunuh diri!
n saat lembar akhir terlewati anda bisa membayangkan seperti apa wajah istri dan penulis seharihari apa kah >:) dan ~x( atau o:-) dan
“mantapzzzz… bukunya bgs bgt mas… two thumbs up…”
- nicke paramita
“Sangat luar biasa buku anda “Menikah adalah bunuh diri”… Anda mempunyai selera humor yang bagus. Dan di dalam buku anda, anda menemukan banyak istilah2 menarik yang saya cari…”
- Johan Budiman
“Halo mas Saya salut dengan buku anda yg berjudul menikah adalah bunuh diri:-) dari buku ini saya dapat kan byk hal yg selama ini saya rasakan tapi tidak saya ketahui nama n istilahnya.”
- Mahfud Asngary
Thanks banget mas komennya di blog saya…
buku nya bagus banget,,,bikin saya makin mantap membuat persiapan dalam diri saya sebelum masuk ke dunia pernikahan…
setelah baca buku ini,,saya jadi tau hal2 baru ttg pernikahan,,ternyata selain ada indahnya juga ada masa2 yang dibutuhkan kedewasaan dalam rumah tangga…
salam…
Fachran…^_^
“saya merasa berbeda setelah membaca buku ko Iwan. selama ini saya salah mengartikan cinta yg sesungguhnya. sehari setelah selesai membaca buku itu, saya langsung mencarinya di toko buku dan membelinya 2 buah sekaligus. satu untuk saya sendiri dan akan saya pinjamkan kepada teman” yg membutuhkan dan satu lagi akan saya berikan kepada teman saya.”
- Veronica Wibisono
I LOVE YOU…..
Pokoknya mantaFV…………….
Terus berkarya ya mas.
Saya sangat menanti karya-karya mas.
Saya sangat menikmati semua karya-karya mas iwan.
Terima kasih…
“Bukunya kereen bangeeetz..benar2 membuka bagaimana keadaan sesungguhnya pernikahan yg gak pernah terpikirkan..
Jadi Lebih prepare daah..”
- Mardy Baan
“Aku br slesei bc bukunya. Bagus,crt penutpnya mbuat mata banjir. Jd kepengen bc buku mas iwan yg lainnya.”
- Fransiska Verawati
“Ko’ iwan, bgz bgt bukunya..”
- Steven Christoper
Ini baru kejadian kemaren, setelah baca buku MABD, g yg sebelumnya lagi ada masalah berkepanjangan dengan pasangan yang berakhir dengan putusnya hubungan kami, akhirnya mengirimkan SMS ke mantan untuk bener2 minta maaf krn selama ini menuntut dia untuk berubah dan mengakui kesalahan2 g…dan dia langsung menelpon dan kami mengobrol panjang mengenai bagaimana cara memperbaiki hubungan kami dan berkomitmen menjalaninya kembali.
So the book is really great, benar2 menggambarkan secara gamblang masalah2 yg kerap melanda banyak pasangan dan bagaimana cara menyikapinya.
Berkat buku MBAD, g sadar dalam berhubungan bener2 harus stop jadi egois, stop untuk selalu minta diperhatiin setiap saat dan stop memaksakan pasangan untuk selalu berubah sesuai dengan image yg kita inginkan, benar2 harus bisa “Bunuh Diri” untuk berani komitmen mempertahankan hubungan.
Bravo to Josua Wahyudi!! I really love your book!!