Learning EQ From “Pet Society”!
May 6, 2009 by Josua Wahyudi
Filed under EQ, Light Wisdom

Pernahkah Anda mendengar mengenai Pet Society? Mungkin bagi Anda para profesional, kata tersebut terdengar asing. Tetapi bagi para mahasiswa, anak muda, dan penggila game yang punya account di Facebook, Pet Society adalah sebuah minigame yang wajib dicicipi.
Sebenarnya game Pet Society ini sangat sederhana. Anda diberikan seekor binatang peliharaan dan Anda bisa memberinya makan, mengajaknya bermain, memberi makan, memandikan, dan bahkan Anda bisa mendandani penampilan dan rumah binatang Anda. Yang membuat game ini adiktif adalah karena pihak game developer terus mengeluarkan berbagai item baru untuk dibeli, mulai dari baju, aksesoris, hingga berbagai perabotan rumah yang aneh-aneh dan menarik.
Yang membuat game ini menarik adalah Anda bisa mencari uang dan meningkatkan level binatang Anda. Uang yang Anda hasilkan bisa Anda pakai untuk membeli barang-barang baru. Pertanyaannya, bagaimanakah Anda bisa menghasilkan uang dan meningkatkan level binatang Anda? Ada sebuah cara unik, yaitu Anda harus mengunjungi rumah binatang peliharaan dari teman-teman Anda dan berinteraksi disana. Semakin banyak Anda melakukan kunjungan, semakin banyak uang yang Anda hasilkan. Semakin sering Anda berinteraksi, semakin cepat binatang Anda naik level.
Kemudian, ada cara lain yang lebih unik untuk meningkatkan level binatang Anda. Yaitu, kalau Anda semakin banyak memberikan barang Anda kepada binatang milik orang lain, maka semakin cepat level binatang Anda naik. Dan hebatnya lagi, semakin mahal barang yang Anda hadiahkan, maka poin yang Anda terima semakin besar.
Mengingat game ini, saya jadi teringat dengan sebuah prinsip Kecerdasan Emosi, yaitu Anda harus menyentuh hati seseorang sebelum meminta uluran tangannya. Saya merasa game Pet Society mengajarkan kita prinsip memberi sebelum meminta. Uang dan level seringkali didapatkan ketika kita mau memberikan waktu untuk berkunjung dan berintraksi dengan pemain lain. Bahkan, ketika Anda berani berkorban dengan memberikan barang Anda yang mahal, Anda akan memperoleh poin level yang tinggi.
Kita seringkali meminta orang lain memenuhi keinginan dan kebutuhan kita, tetapi kita tidak pernah menyadari bahwa kita tidak pernah “mengisi” hidup orang lain dengan hal-hal positif lebih dahulu. Anda tidak pernah “menabung” hal positif kepada orang lain, tetapi Anda mengharapkan untuk “menarik” setoran dari hidup mereka? Bukankah ini hal yang tidak masuk akal? Ibarat ke bank, jika Anda tidak pernah menyetor tabungan, Anda tidak akan mungkin bisa menarik sesuatu dari sana bukan? Begitu pula dengan hubungan kita terhadap orang lain, jika Anda tidak pernah “menabung” terlebih dahulu, bagaimana mungkin Anda mengharapkan untuk “menarik” sesuatu?
Pet Society memang hanyalah mini game sederhana, tetapi mungkin Anda perlu sesekali mencobanya untuk mengetahui bahwa ternyata dalam kehidupan sosial selalu berlaku sebuah hukum: “Anda akan menabur apa yang Anda tuai”

